Ketua DPW PEKAT-IB Kepri Salman Nusantara, SH Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

219

KritisNews.com, Batam – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Pembela Kesatuan Tanah Air – Indonesia Bersatu (PEKAT-IB) Kepri, Salman Nusantara, SH menilai Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, paling layak untuk memimpin Polri guna menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun pada awal Februari 2021.

Menurutnya, sosok Komjen Pol Boy Rafli Amar memiliki tanggung jawab menciptakan Kamtibmas di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara, memiliki tantangan yang sangat kompleks, terlebih saat ini kelompok radikal ekstrem tanpa segan menunjukkan pembangkangan ketertiban umum, ini membutuhkan penanganan yang komprehensif dari institusi kepolisian.

“Komjen Pol Boy Rafli Amar dengan pengalaman mumpuni dalam bidang reserse dan anti teror, bahkan terlibat langsung dalam penanganan kasus bom Bali yang merupakan jaringan teroris internasional, tentu sangat familiar dengan perkembangan kondisi kekinian, apalagi saat ini sedang mengemban tugas sebagai kepala BNPT RI,” ujar Salman Nusantara, SH saat ditemui di kantornya di daerah Batam Centre, Rabu (06/01/2021).

Selain itu, menurut Praktisi Hukum Kepulauan Riau ini, beliau ahli dalam strategi menyikapi dan menjaga Indonesia dalam teror teror aksi terorisme di wilayah Hukum Indonesia, dengan beberapa tanda jasa yang beliau dapati dari segudang prestasi yang telah beliau lakukan untuk NKRI.

“Saya selaku ketua ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu, Dewan Pimpinan Wilayah Kepulauan Riau beserta seluruh jajaran, kader Kepulauan Riau dan 7 kabupaten Kota dalam hal ini Kota Batam mendoakan agar beliau dapat menjadi orang nomor satu di Kepolisian Republik Indonesia,”kata Salman Nusantara, SH.

Ia juga menyampaikan, ketika Komjen Pol Boy Rafli Amar menjadi orang nomor satu di baju coklat ini, akan membawa perubahan ke yang lebih baik lagi.

“Sayang yakin, beliau akan membawa segala perubahan dalam hal yang lebih baik lagi, serta menjadikan sosok kepolisian yang benar benar menjadi pengayom masyarakat dan pelindung masyarakat di seluruh wilayah Hukum Indonesia, dan dengan menjadikan sosok anggota Polri berada di tengah tengah masyarakat tampa ada unsur kepentingan apapun selain kepentingan seluruh masyarakat di wilayah Hukum indonesia”,ungkap Salman Nusantara S.H. (Ind)