Rumah Ibadah Dibuka Kembali, Ini Pesan Bupati Karimun

80

KritisNews.com, Karimun – Setelah ditutup beberapa waktu, kini rumah ibadah di Kabupaten Karimun dibuka kembali. Hal itu disampaikan Bupati Karimun, Dr H Aunur Rafiq, S.Sos, M. Si usai memimpin rapat kordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pasca Lebaran Idul Fitri 1441 H di Ruang Rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Kamis (28/5/2020) di Tanjung Balai Karimun.

Bupati mengatakan, bahwa Inshaallah pada hari Jumat (29/5/2020), umat muslim sudah bisa melaksanakan sholat fardhu Jumat di masjid dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Ada beberapa pertimbangan dan indikator yang menjadi dasar atau landasan membuka kembali rumah/sarana ibadah.

“Selain adanya Surat Edaran Gubenur Kepri dan indikator terjadi kelandaian dari grafik serta data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun,” sebutnya.

Rafiq Juga merasa yakin kesiapan dari rumah/sarana ibadah dan pengurus rumah ibadah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menyiapkan hand sanitizer, desinfektan, sabun cuci tangan dan alat pengukur suhu tubuh. Demikian pula dengan para jamaah yang akan beribadah agar tetap menggunakan masker, melaksanakan physical distancing atau jaga jarak minimal satu lengan dan membawa sajadah sendiri.

Selain itu Juga, Bupati Karimun menegaskan, tidak ada pembatasan bagi orang yang ingin beribadah di rumah/sarana ibadah melainkan hanya pengaturan, baik masalah jarak minimal jamaah satu dengan lainnya.

“Kalau ada yang merasa kurang sehat seperti batuk, flu, demam sebaiknya jangan melaksanakan beribadah di tempat rumah/sarana ibadah tapi laksanakanlah ibadahnya di rumah saja,” tegasnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Dr H M Firmansyah, M.Si, menyarankan agar pengurus Rumah/sarana tempat ibadah bisa mematuhi syarat-syarat dalam melaksanakan ibadah Sholat Jumat Khususnya dan begitu juga kepada rempat ibadah Agama lainnya. Sehingga tidak ada perbedaan dalam pelaksanaanya nanti.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Kantor Kementrian Agama (Ka.kanmenag) Kabupaten Karimun, Drs H Jamzuri, M.Si. dikatakan, jika mengacu pada istilah Menteri Agama yakni revitalisasi fungsi rumah ibadah dan bukan hanya untuk masjid, namun juga untuk rumah ibadah lainnya.

Menurutnya, berdasarkan penjelasan dari Kadis Kesehatan bahwa Kabupaten Karimun memenuhi syarat untuk dibukanya kembali rumah ibadah untuk kegiatan ibadah, tetapi pengawasan revitalisasi ini harus dikoordinir oleh Camat, Lurah/ Kades, KUA, Kapolsek karena lebih mengetahui wilayahnya masing-masing.

“Begitu Juga dengan kedai kopi dan tempat makan lainya bisa dibuka kembali mulai tanggal 1 Juni 2020 mendatang dengan syarat tetap mematuhi aturan protokol kesehatan dan akan di evaluasi selama 2 minggu kedepan,” terang Jamzuri.

Rapat Koordinasi itu, turut hadiri Ketua DPRD Karimun, M Yusuf Sirat, FKPD Kabupaten Karimun, Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim, M.Si, Kakanmenag Kabupaten Karimun, Sekretaris Daerah, Dr H M Firmansyah, M.Si., Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Asisten I dan III, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, Kadis Perhubungan, Kadis Tenaga Kerja, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil,

Kasatpol PP, Kepala Kantor Unit Bandara Udara Jarimun, Kabag Ops Polres Karimun, Kepala Kantor Imigrasi, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II, KSOP, Kepala Pelindo, Ketua PSMTI, Kabag Kesra, Kabag PUM, Kabag KomHumas, Kabag Hukum, Camat se-Kabupaten Karimun, Ketua RMB Kabupaten Karimun, Ketua LAM Kabupaten Karimun, Ketua FKDM Kabupaten Karimun, Ketua MUI, dan Ketua KNPI. (Hasian)

BAGIKAN