PT. Citra Utama Distribusindo Raya Diduga Membuang Limbah

737
Ketua DPC Batam LSM AMPUH (Budiman Sitompul) sedang mengambil sample yang diduga limbah

KritisNews.com, Batam – Lembaga Swadawa Masyarakat (LSM) Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup (AMPUH), menemukan pembuangan yang diduga limbah dari PT. Citra Utama Distribusindo Raya, yang beralamat di kawasan Citra Buana II Batam Centre, Jumat (05/07/2019).

Terpantau langsung oleh awak media ini, cairan warna kuning pekat dan berbau busuk keluar dari saluran pipa pembuangan air yang mengalir ke drainase kawasan tersebut.

Ketua DPC Kota Batam LSM AMPU, Budiman Sitompul mengatakan, cairan yang keluar dari pipa pembuangan air ini diduga limbah cair, karna dari warna dan aromanya mengeluarkan bau yang sangat menyengat.

“Kita menemukan dan menyaksikan langsung cairan yang berwarna coklat pekat dan bau busuk keluar dari pipa pembuangan yang langsung mengalir ke drainase kawasan Citra Buana II dan langsung ke laut, saya menduga ini adalah limbah,”ujar Budiman.

Budiman juga menyampaikan, hasil sisa produksi disebut limbah, dan limbah tersebut juga harus diuji kadarnya.

“Apapun yang sisa dari hasil produksi disebut dengan limbah, namun harus kita telusuri lebih lanjut, dan kita akan uji laboratorium apakah ini limbah beracun atau limbah seperti apa, yang pasti dari aromanya sangat menganggu lingkungan,”ujar Budiman.

Hal ini, kata Budiman, sangat mencemari lingkungan, karna aliran drainase ini mengalir ke lingkungan Batam Centre dan mengalir ke laut.

“Cairan ini yang pasti mengalir ke mana-mana, pasti akan mengalir ke laut, tentu hal ini sangat merusak lingkungan,”ungkap Budiman.

Pihak perusahaan yang dikonfirmasi media ini, melalui kepala gudang PT. Citra Utama Distribusindo Raya, Samsul mengatakan, pembuangan tersebut adalah sisa cucian lantai.

“Itu sisa cuci lantai pak,” kata Samsul dengan ringkas.

Namun ditanya terkait dengan Izin lingkungan, seperti Upaya Kelola Lingkungan (UKL), Upaya Pengelola Lingkungan (UPL) dan  Instalasi Pengelola Air Limbah (IPAL), Samsul mengatakan ada IPAL, namun ketika LSM AMPU ingin melihat, Samsul seakan keberatan menunjukkan. (Ind).

BAGIKAN