Mentawai Dihentak Gempa Berkekuatan 6.2 SR

193

KritisNews.com, Padang – Gempa bumi berkekuatan 6,2 SR mengguncang sebagian wilayah di Sumatera Barat. Gempa yang terjadi pada pukul 00.06 WIB tersebut, berada di lokasi 1.30 LS-99.88 BT tepatnya 80 kilometer Timur laut Kepulauan Mentawai dengan kedalaman 10 kilometer.

Walau BMKG mengeluarkan rilis tidak berpotensi tsunami, namun Gempa bumi yang dirasa cukup keras, membuat sebagian besar warga Kota Padang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Silaing Bawah, Padang Panjang, Rahmat Triyono, berdasarkan pantauan, gempa bumi tersebut berada di 1.30 Lintang Selatan dan 99.66 Bujur Timur dengan kedalama 10 kilometer yang berpusat 80 kilometer Timur Laut Kepulauan Mentawai.

“Gempa bumi ini dirasakan cukup kuat dibeberapa wilayah di Sumatera Barat,” kata Rahmat Triyono, Jumat (1/9/2017).

Menurutnya, dampak gempa bumi yang digambarkan oleh Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan berupa guncangan dirasakan di daerah Padang, Pariaman, Painan dan Kepulauan Mentawai II SIG-BMKG (V MMI), Padang panjang, Bukit Tinggi II SIG-BMKG (IV MMI), Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Solok, Mukomuko,Bengkulu Utara II SIG (II-III MMI),Kepahiang I SIG-BMKG(I-II MMI).

“Guncangan gempa bumi ini belum menimbulkan kerusakan,”kata Rahmat.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya lanjut Rahmat, tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra.

Konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempabumi yang sangat aktif di wilayah Sumatra. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran naik.

“Hingga pukul 00:36 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” imbuhnya.

Walau sempat membuat kepanikan, Rahmat menghimbau kepada Warga, untuk tidak terlalu panik dan waspada terhadap adanya potensi gempa bumi susulan.

 

 

 

 

viva

BAGIKAN