Masa Transisi Pengelolaan Air, GPN Tegaskan Pelayanan Air Jangan Sampai Terganggu

101
Ketua Umum GPN Kepri

KritisNews.com, Batam – Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Kepulauan Riau mengimbau dan mengingatkan pihak BP Batam, DPRD Batam, Pemprov Kepri, DPRD Kepri, Pemko Batam, PT Moya dan PT ATB yang terlibat dalam proses transisi pengelolaan air untuk memastikan pelayanan air tidak terganggu. Pihaknya percaya dan menyerahkan
sepenuhnya proses peralihan konsesi sebaik-baiknya ke Negara.

“Jangan sampai masyarakat mandi ke danau gara-gara proses transisi pengelolaan air tersendat karena tarik menarik kepentingan,” ungkap Rizki Firmanda, S.Sos, Ketua Umum GPN Kepri, Jumat (30/10) di Batam Centre.

Menurut Rizki, air sebagai kebutuhan dasar yang sangat vital. Maka harus dipastikan tidak ada kendala dalam distribusi dan pelayanan. Jika ini terganggu, hal ini bisa memantik kegaduhan keamanan di tengah Masyarakat.

“Kami perlu ingatkan potensi rawanan ini. Apalagi saat ini kita tengah pilkada dan melawan pandemi. Jangan tambah pula beban aparat keamanan karena Gara-gara ini,” kata Rizki mengingatkan.

Senada, Indra Ananda, warga Sagulung juga mengingatkan proses transisi jangan sampai berefek pada pelayanan dan pendistribusian air di Batam.

“Pelayanan harus berjalan seperti biasa,” katanya.

Bahkan dia berharap dengan kehadiran operator baru pelayanan bisa lebih baik lagi, bukan sebaliknya. (*)

BAGIKAN