Kungker Menko Polhukam Ke Anambas Resmikan Masjid Agung Baitul Ma’mur Anambas

17

KritisNews.com, Anambas – Selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan, melaksanakan peninjauan hasil pembangunan kawasan perbatasan, peninjauan kesiapan infrastruktur telekomunikasi serta pemantapan koordinasi pengelolaan wilayah perbatasan negara di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).

Sedangkan selaku wakil pengarah gugus tugas percepatan penanganan covid-19 dan selaku menko polhukam, melaksanakan peninjauan lapangan pengelolaan rumah sakit khusus infeksi covid-19 pulau galang, kota batam serta penjajakan kesiapan menuju era new normal.

Sementara hasil dari program gerakan pembangunan terpadu perbatasan (Gerbangdutas) di Kabupaten Anambas tahun 2019 lalu ada 17 (tujuh belas) kegiatan Gerbangdutas yang sudah siap. Yang dikutip data rangkaian Kungker. Rombongan Menkopolhukam, Kamis 4 Juni 2020.
Sebut Amir salah satu warga kecamatan Sianta saat dijumpai dikediamannya, Juma’at (05/06/2020), kepda awak KritisNews.com, “Yang harus ditinjau lansung oleh rombongan Menko Polhukam. Seperti  Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Mapolres Kepulauan Anambas, Jln. Raja Haji Fisabilillah, Di Pasir Peti. Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Gudang Non SRG; Di Jln. Tanjung Momong. Pasar Tradisional (Pasar Baru Antang ) DI Desa Siantan Timur. SDN 003 Tarempa, Kecamatan Siantan Sentara Kecamatan Siantan Tengah gedung Puskesmas, SDN 005 Desa Lidi, SDN 008 Desa Langir. Sedangkan dikecamatan siantan utara bangunan SDN 015 di Desa Teluk Durian. Kantor Pertanahan Kepulauan Anambas, di Jln. Rintis Kecamatan Siantan. Pelabuhan Roro di Matak Kecil, Pelabuhan Letung, Pasar Tradisional Letung), Puskesmas Perbatasan Letung, Puskesmas Jemaja Timur dan SDN 009 Pulau Darak, Jemaja Kabupaten Anambas.

Masih kata Amir sementara kegiatan rombongan Menko polhukam hanya terlaksana peresmian Masjid Agung Baitul Ma”mur Anambas dengan cara pemotongan pita dan pemukulan kompang sekaligus penandatangan prasati oleh Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, yang didampingi oleh Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian selaku mentri dalam negeri (Mendagri) RI, dihadiri jajarannya. Usai peresmian dilanjutkan sholat bersama di Masjid Agung Baitul Ma”mur Anambas. Ujarnya.

Selain itu bupati meberikan kata sambutan kepada rombongan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko polhukam) RI itu. Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Baitul Ma’mur Anambas tiga lantai yang berlokasi di bukit tanjung Angkak di wilayah kelurahan Tarempa, kecamatan siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) 4 Juni 2020 yanglalu sekira pukul 11.00 WIB.
Dalam kata sambutan Abdul Haris, SH. Selaku Bupati Kepulauan Anambas. Ia tidak lupa mengucapkan selamat datang kepada rombongan Menkopolhukam dan Mendagri RI, dalam Laporan Bupati  kepulauan Anambas tentang pembangunan masjid Agung baitul ma’mur akan dibangun kantor kepengurusan Masjid Agung baitul ma’mur dan lain-lain nya guna mendukung setiap aktifitas masjid ini.

Lanjutnya penyampaian situasi keadaan dalam hal ini kekurangan dan kelebihan di Kabupaten Kepulauan Anambas seperti sinyal yang masih sulit, posisi strategis keberadaan Kabupaten Kepulauan Anambas yang berdekatan dengan negara lain seperti Malaysia, vietnam dan thailand. Situasi Keamanan Perairan dari sisi pertahanan.  Infrastruktur yang sudah dan belum dibangun. Tentunya kami masih sangat membutuhkan perhatian pemerintah pusat, paparnya.

Pada kesempatan yang sama. Sambutan Mahfud MD selaku Menkopolhukam mengatakan. Kedatangan kementerian ini adalah memenuhi janji yang sebelumnya yang belum bisa hadir dan saat ini kita hadir untuk meninjau langsung situasi Kabupaten Kepulauan Anambas. Salah satu kedatangan kita ke Anambas adalah meresmikan Masjid Agung Baitul Ma’mur Anambas. Kedepan agar keberadaan masjid dimakmurkan dengan disii oleh kegiatan keagamaan karena salah satu membangun masjid juga memakmurkan masjid.

Lanjutnya dunia saat ini mengalami pandemi Covid 19. Yang mana didalam hal ini tidak ada negara manapun yang menyiapkan keadaan ini namun setiap negara menangani keadaan ini disesuaikan dengan kondisi masing masing negara. Alhamdulillah Indonesia jika dibandingkan dengan jumlah masyarakat dan luas wilayah sampai detik ini relatif rendah.  Namun dalam hal ini pemerintah mengambil 3 langkah dengan cara penanganan; Penanganan pandemi covid-19 dengan cara mematuhi Protokol Kesehatan menggunakan masker, rapid test. Pengamanan jaring sosial pembatasan gerakan.  Langkahl-langkah pemulihan ekonomi sebutdia.

Masih kata Menkopolhukam, Mahfud MD. Hal ini diawali bencana kesehatan namun berjalannya pandemi ini menjadi bencana kemanusiaan. Pemerintah saat ini sedang berfikir tentang kebijakan new normal atau tatanan baru ditengah pandemi covid 19 saat ini.
“Oleh sebab itu masyarakat harus memperhatikan kebijakan new normal untuk menjalani keseharian dengan kehati-hatian karena Covid 19 berjalan dengan cepat dan masif. Dan pemerintah telah menganggarkan dana 24.2 Triliun untuk Pembangunan perbatasan Tahun 2020 dan Anambas bagian dari hal itu ujarnya.

(Rohadi)