Kisah Oki Andrian Pemungut Besi, Hingga Memiliki Waterpark Harsbay

19

Lingga KritisNews.com – Oki Andrian (28) pengusaha muda asal Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau ini sangat menginspirasi kaum muda untuk selalu berbagi walau ditengah hantaman pandemi covid-19.

Baru-baru ini, ia terlihat membantu masyarakat dengan material bangunan, untuk membuka akses Jembatan yang ada di Pulau Pilang, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga yang sempat terisolir, Senin (28/06/21).

Oki Andrian, pemuda yang mendapatkan julukan Baim Wong Dabo ini, tidak segan-segan membantu masyarakat dengan ekonomi kebawah, yang seharusnya menjadi tanggungan negara, namun ia berpendapat dimasa sulit seperti ini anak muda juga harus berperan dan kembali membudayakan “Gotong Royong”.

“Kebahagian saya adalah saat melihat saudara-saudara bisa tertawa lepas, dan ini bagian kecil yang bisa saya berikan, semoga berkah dan saya berharap material jembatan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya,” kata Oki beberapa waktu lalu.

Ia menyadari ditengah wabah covid-19 ini, banyak kaum muda yang di PHK dari kerjaannya, atau tidak memiliki pekerjaan, namun ia mengingatkan kepada pemuda untuk terus berusaha dan keluar dari zona nyaman dan membuka brand lokal agar pemulihan ekonomi dapat diujutkan.

Sementara itu, ada yang unik dari pria yang lahir pada tanggal 04 Oktober 1993 ini, tidak hanya senang membantu masyarakat kecil, ia juga sering terlihat memberikan bantuan berupa sembako, uang tunai, pakaian lebaran, kue lebaran hingga bedah rumah warga, tentu hal ini selalu mendapatkan pujian dari masyarakat Kabupaten Lingga.

Terlebih lagi, melalui Channel YouTube ‘Deete Channel’ miliknya, setiap hari ia selalu memberikan give away berupa uang tunai maupun handphone kepada masyarakat yang beruntung.

Namun siapa sangka, Oki Andrian yang berlatar belakang tamatan SMA, punya hidup berkecukupan saat kecil.

Ia meniti karier dari bawah hingga membawanya pada tahap kesuksesan seperti saat ini.

Saat ditemui di tempat usaha miliknya ‘Waterpark Harsbay’, Oki Andrian meluangkan waktunya untuk berbagi kisah hidupnya, terlahir dari keluarga broken home, Oki kecil dibesarkan dan tinggal bersama neneknya di Dabo Singkep, tepatnya sejak usianya menginjak 2 bulan.

Ia mengungkapkan, pada masa kecil ia termasuk orang kurang beruntung, dan hidup sederhana bersama neneknya, bungsu dari tiga bersaudara ini saat duduk di bangku sekolah dasar atau SD kelas 5, terpaksa harus mulung untuk menambah uang jajan sekolah atau pun belanja kesehariannya.

“Untuk bantu nenek saja, biar gak terkesan membebankan. Kadang suka pungut besi, kaleng dan barang bekas lainnya untuk dijual, biar ada pegangan sendiri buat belanja,” ucapnya

Oki sendiri memiliki riwayat pendidikan SD dan SMP di Dabo Singkep dan SMA Harmoni di Bengkong, Kota Batam, saat masa SMA, ia diajak bersama ibunya, yang saat ini berada di Batam tinggal bersama dan melanjutkan pendidikannya di sana.

Saat SMA pun, Oki berkeahlian sebagai seorang programmer dan kebiasaannya mengotak-ngatik software, saat ia menempuh pelajaran di SMA dan pada saat lulus SMA, Oki melanjutkan hidupnya untuk bekerja di sebuah bengkel di Batam selama lebih kurang tiga tahun.

Dengan keahlian yang dimiliki, ia pun bisa meraup hasil atau upah yang tidak seberapa demi hidup mandiri, tanpa bantuan dari ibunya.

“Walaupun ada mama saat itu, tapi saya gak mau menyusahkannya. Setidaknya, cari kerja untuk cari penghasilan sendiri,” ujarnya

Namun, kini dengan kerja keras, tekat yang kuat, kini Oki menjadi idola baru yang dikagumi masyarakat Lingga dan menjadi inspirasi bagi kaum muda, kini berkat usah kerasnya, ia bisa membuka lapangan pekerjaan bagi 100 orang lebih kurang meski ditengah pandemi, bak kerajaan dogeng Waterpark Harsbay milikinya tidak perna sepi dari pengunjung.

Penulis : Febrian S.r