Kena PHK di Batam, Pemuda ini Sukses Usaha Kerupuk Jengkol di Padang

3005

KritisNews.com, Padang – Hidup seperti roda, terkadang di bawah dan terkadang di atas, dan tak selamanya hidup berkekurangan kalau mau berusaha dan berdoa.

Seperti yang dialami Joni Iskandar (32), bertahun tahun merantau ke Batam, bermacam pekerjaan yang sudah dia lakukan, mulai dari buruh pabrik sampai dengan kuli bangunan. Namun dengan merosotnya perekonomian di Batam, Joni kena PHK di tempat dia bekerja.

Karna sulitnya mencari pekerjaan yang baru, membuat pemuda ini putus asa. Joni memutuskan pulang ke kampung halamannya di Payakumbuh Sumatera Barat.

Dengan modal yang terbatas, Joni memulai usaha kecil – kecillan dengan membuat Kerupuk Jengkol.

Kerupuk Jengkol produksi rumahan ini terbuat dari jengkol murni, tidak ada campuran bahan lainnya dan dikerjakan secara tradisional.

“Kerupuk jengkol atau jariang bahasa minangnya, terbuat dari jengkol asli atau ori, tidak ada campuran lain, jengkolnya juga pilihan,” kata Joni.

Usaha pembuatan kerupuk jengkol ini sudah masuk tahun ke 3 semenjak Joni datang dari Batam. Joni mempekerjakan 3 orang dalam pengolahan dan memproduksi 15 sampai 20 Kg perhari.

Kerupuk jengkol Joni bukan hanya dipasarkan di Padang saja, Joni banyak mendapatkan orderan dari luar daerah, orderan yang paling banyak dari Pulau Batam, Jakarta, Cilegon dan Bogor.

“Berkat saya pasarkan di Medsos Facebook dan Whatsaap, banyak yang order melalui online, ada beberapa daerah yang sering saya kirim, tempat saya merantau dulu, Batam dan juga Jakarta yang paling banyak,” kata Joni.

Joni Cila yang akrab dipanggil di FB ini berharap, Pemerintah memperhatikan usaha kecil ini menjadi usaha tradisional yang bisa go internasional, agar bisa menyerap tenaga kerja, terutama tetangga sekitar yang belum bekerja.

Bagi masyarakat yang suka dengan kerupuk Jengkol Joni Cila, silahkan datang dengan Alamat, Kel daya bangun – kec payakumbuh barat – kota payakumbuh – sumbar, atau yang di luar daerah, bisa pesan melalui medsos Facebook dengan akun “Joni Cila” dan nomor Whatsaap 085374180030. (Ind)