Kapolda Kalimantan Barat Resmikan Program Keselamatan Tahun 2020

11

KritisNews.com, Pontianak – Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. R Sigid Tri Hardjanto S.H.,M.Si meresmikan Program Keselamatan 2020 dimana program ini dikhususkan untuk para pengemudi taksi, bus atau truck serta kernet yang ada di Kalimantan Barat. Rabu (15/4/2020)

Kapolda Kalbar mengatakan, bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden mengenai kartu prakerja. Dimana Polri dalam hal ini mengkombinasikan bantuan sosial dan pelatihan terhadap para pengemudi taksi bus dan truck.

“Pada hari ini, serentak dilakasanakan peresmian Program Keselamatan dari tingkat pusat hingga daerah. Termasuk Polda Kalbar hingga jajaran Polres hari ini resmi dibuka,” ujar Irjen Pol Sigid

Pelaksaan peresmian ini juga dilaksanakan dengan berpedoman pada protokol pencegahan Covid-19 di Mapolda Kalbar.

Ia menjelaskan dalam program ini akan dilakukan kegiatan untuk memberikan pemenuhan kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga bagi penduduk yang terganggu mata pencaharian akibat terdampak Covid 19 terkhusus para pengemudi.

“Akan ada bantuan penyaluran insentif pelatihan diberikan perorang perbulan Rp 600.000 selama tiga bulan dan juga pemberian materi tentang Safety Driving & Safety Riding,” tambahnya

Irjen Pol Dr. R Sigid Tri Hardjanto mengatakan untuk disisi pelatihan para pengemudi ini akan diberikan oleh Jajajran Kepolisian Lalu Lintas Polda Kalbar. Ia menyebutkan untuk pelaksanaan sudah disiapkan oleh Dit Lantas berupa pertemuan kelas selama 45 menit.

Nantinya dalam pelaksanaan pelatihan juga tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar Kombes Pol Asep Akbar ditempat yang sama juga menerangkan mekanisme pelatihan untuk para pengemudi ini. Ia menyebutkan dalam 1 bulan, para pengemudi akan menerima pelatihan mengenai Safety Driving & Safety Riding.

“Untuk teknisnya nanti sebulan cukup 1 kali pertemuan selama 45 menit dan di dalam kelas dengan peserta yang dibatasi,” jelasnya

Asep menekankan bahwa pelatihan ini juga akan dilaksanakan hingga ke tingkat Polres untuk di Daerah Kabupaten dan Kota yang ada di Kalbar. (*)