Gugatan Dimenangkan, Produk Sanford Ditarik dan Ganti Label

Majelis arbitrase mengabulkan tuntutan pelapor bahwa Sanford bukan air alami.

1590

KritisNews.com, Batam – Kasus dugaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merek Sanford yang tidak sesuai dengan keterangan pada label, digugat oleh kelompok Yusril Koto. Dalam hal ini Bassau Makkasau selaku pelapor dan PT Gajah Izumi Mas Perkasa selaku terlapor, dengan agenda putusan majelis arbitrase BPSK Batam yang digelar pada Selasa (21/3/2017) siang tadi, Ketua Majelis akhirnya membacakan putusan sidang.

Ketua Majelis arbitrase Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Batam, Drs Sadri Khairudin membacakan sidang putusan pelapor Bassau Makassau alias Jerry Macan selaku konsumen, yang disangkakan bahwa air minum dalam kemasan (AMDK) Sanford terbukti bukan Air Minum Alami seperti apa yang tertera pada label kemasan.

“Gugatan pelapor tadi memang dikabulkan, salah satunya mengganti label, dan tadi juga ganti rugi sebesar 32 ribu,”
sebut Ketua Majelis Arbitrase BPSK, Drs Sadri Khairuddin, saat ditemui usai sidang, Selasa (21/3/2017).

Drs Sadri Khairudin memutuskan Bassau Makassau yang akhirnya memenangkan gugatan pelapor dengan pokok gugatan terkesan di bohongi oleh AMDK Sanford yang menyatakan Air Minum Alami, ternyata bukan air minum alami.

Sementara, Bassau Makkasau alias Jerry Macan menyebutkan, air baku yang digunakan sanford bersumber dari olahan air ATB, maka itu yang dibuktikan dalam sidang putusan bahwa Sanford bukan air alami.

“Pihak Sanford harus menarik produknya dari peredaran yang telah beredar saat ini dengan mengganti label dengan modus bahasa dagang yang ditulis Sanford Air Minum Alami,” sebut Jerry Macan saat ditemui, usai putusan sidang BPSK, diluar Gedung Dinas Bersama, Batam Centre, Batam, Selasa (21/3/2017).

Menurutnya, kemenangan ini bukan milik dirinya, melainkan ini bertujuan untuk masyarakat, karena dengan adanya perkara ini, sudah mencerdaskan masyarakat.

“Maka sekali lagi saya tegaskan, Sanford juga harus menarik produknya dari semua peredaran,” ucap Jerry

Atas putusan majelis, pihak PT. Gajah Izumi Mas Perkasa selaku produsen berkewajiban mengganti rugi dan menarik seluruh produk AMDK Sanford dari seluruh peredaran dengan mengganti label. “Jika tidak, maka BPOM Batam lah yang akann mengeksekusi penarikan produk tersebut,” timpalnya.

“Saya sangat menghargai produsen AMDK Sanford yang telah membantu program pemerintah dalam mengurangi tingkat pengangguran di kota Batam, dan turut serta membantu mengentaskan kemiskinan karena di setiap komplek perumahan banyak berdiri usaha depot air Sanford,” ucap Jerry.

Kata Jerry, besar harapan, sebagai produsen AMDK dalam memproduksi AMDK seharusnya untuk berlaku jujur.

“Karena hal ini menyangkut kebutuhan hidup orang banyak,” pungkas Aktivis Kota Batam ini.

Diketahui, untuk putusan gugatan dengan Pelapor Yusril Koto akan dibacakan pada Rabu, (29/3/2017) pekan depan. (Erwin)