Bupati Resmikan PT Saipem Karimun Sebagai Perusahaan Tangguh Covid-19

16

KritisNews.com, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq bersama Ketua DPRD Kabupaten Karimun, M Yusuf Sirat menghadiri kegiatan peringatan Hari Keselamatan Kerja Dunia 2020 di PT Saipem Indonesia Karimun Branch Desa Pangke Kecamatan Meral Barat, Rabu (24/6/2020).

Kegiatan peringatan Hari Keselamatan Kerja Dunia 2020 itu, disejalankan dengan Peresmian PT Saipem Indonesia Karimun Branch sebagai Perusahaan Tangguh Covid-19. Peresmian tersebut juga dihadiri FKPD Kabupayen Karimun dan sejumlah Pimpinan OPD Kabupaten Karimun.

Bupati mengatakan, penerapan perusahaan tangguh Covid-19 itu bisa dicontoh Perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam menjalankan protokol kesehatan ditengah pandemi ini. Sehingga semua lini ikut turut serta berperan dalam penanggulangan penyebaran virus Covid-19.

“Kita harap ini bisa dicontoh oleh perusahaan lain yang ada di Karimun. Sehingga semua lini ikut serta berperan dalam penanggulangan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Karimun, ” ujarnya.

Sebab semakin banyak perusahaan yang menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kerjanya masing-masing maka akan mempersempit ruang gerak virus Covid-19 untuk menyebar. Maka itu diharapkan perusahaan-perusahaan yang ada bisa menjadi perusahaan yang tangguh dalam melawan Covid-19Covid-19, tambah Bupati.

Yard Manager PT Saipem Indonesia Karimun Branch, Mr. Fady Antoun menyampaikan bahwa peresmian perusahaan sebagai perusahaan tangguh melawan Covid-19 adalah bentuk kepedulian PT Saipem dalam menerapkan dan meningkatkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini.

Ditambahkan, protokol kesehatan yang diterapkan di perusahaan antara lain adalah, melakukan pengukuran suhu tubuh setiap pekerja yang masuk area pabrik, adanya bilik disinfektan, penerapan mencuci tangan, wajib menjaga jarak dan menghindari keramaian, pola hidup sehat dan asupan makanan bergizi bagi karyawannya, menghindari kunjungan wilayah atau negara yang terinfeksi Covid-19.

“Kita juga berlakukan karantina bagi karyawan yang baru saja kembali dari luar negeri,” tutupnya. (Hasian)

BAGIKAN