PPP Yakin Jokowi Bijaksana Atur Komposisi Menteri

6
Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Foto: Lamhot Aritonang-detikcom)

KritisNews.com,JakartaPPP mengaku yakin Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) akan arif dan bijaksana mengatur komposisi menteri di kabinet mendatang. PPP mengatakan tidak akan menjadi partai yang meminta-minta.

“Saya yakin Pak Jokowi akan arif dan bijaksana dalam menentukan komposisi kabinet. PPP tetap di koalisi, berapa (kursi menteri) wallahualam. Kita kan PPP tidak ditakdirkan menjadi partai yang minta-minta,” kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) di d’Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Dia mengatakan PPP belum menyeleksi siapa saja nama calon menteri yang bakal diajukan ke Jokowi. Namun, menurut Awiek, Jokowi sudah memberi sinyal agar PPP segera menyerahkan sekitar sembilan nama untuk dipertimbangkan.

“Belum (diseleksi), karena kan siapa sembilan nama kan kita menunggu hasil mukernas ini setelah itu DPP akan merapat. Tetapi mungkin pimpinan, baik itu Plt Ketum maupun Sekjen, itu sudah memiliki parameter-parameter yang ada. Siapa dia? Tentu kita sesuaikan dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh Pak Jokowi,” ucap Awiek.

Menurut Awiek, PPP akan menyodorkan nama sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan Jokowi. Awiek menyebut semua partai di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) sudah memahami keinginan Jokowi.

“Kalau secara umum, beliau tentu sudah dipahami oleh semua pihak partai, memiliki track record yang baik, kemampuan. Cuma bagaimana bidangnya itu kita belum, kan baru kita tadi malam selesai Mukernas,” jelas Awiek. Dia mengatakan, usai mukernas, pimpinan partai akan menggelar rapat untuk menentukan siapa saja nama-nama kader yang akan diusulkan kepada Jokowi untuk mengisi jabatan menteri. Namun, dia tak menjelaskan apakah ada keinginan khusus dari PPP terhadap posisi menteri tertentu.

“Rencana setelah ini pimpinan, khususnya Ketum dan Sekjen serta para Waketum akan kira-kira merumuskan untuk kemudian dibahas bersama bahwa kalau kita diminta dua orang siapa, kalau diminta tiga orang siapa, diminta lima (orang) siapa, diminta sembilan (orang) siapa, itu akan ditentukan kemudian,” paparnya.
(azr/haf)/(Sumber:Detik.com)