Pasca Kebakaran Hutan, Direktorat Kasihutan Patroli BP Batam Cabut Tanaman Warga Tanpa Izin

27

KritisNews.com, Batam – Paska terjadinya kebakaran hutan di di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Duriangkang Muka Kuning, Petugas Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam melakukan penyisiran dan penertiban, Kamis (11/04/2019).

Daerah resapan Air Duriangkang Muka Kuning banyak dimanfaatkan oleh warga sebagai lahan bercocok tanam, tindakan warga dengan sengaja membakar lahan yang menjadi daerah resapan air bersih untuk masyarakat Batam.

Direktorat Kasihutan Patroli BP Batam, Wilem Sumanto di lokasi mengatakan, pihaknya telah melakukan pencabutan berbagai macam tanaman yang di tanam oleh warga secara ilegal.

“Kita dari Direktorat pengamanan Bersama-sama melakukan pencabutan tanaman yang dilakukan oleh warga pasca terjadinya kebakaran beberapa waktu yang lalu, yang mana lahan ini sengaja ditanam oleh warga, seperti Ubi, Kelapa, Pisang dan sebagainya,” ujar Wilem Sumanto.

Wilem Sumanto mengatakan, Lahan 10 Hektare itu terbakar bukan hanya faktor alam, ini terlihat kesengajaan dibakar oleh warga dan dipergunakan untuk lahan pertanian.

“Warga mengambil kesempatan lahan yang terbakar dengan cara menanami lahan tersebut. Kita melihat perlunya perhatian khusus dari pemerintah untuk segera melakukan reboisasi kembali terhadap hutan-hutan yang terbakar,” kata Wilem Sumanto

Lanjutnya, hutan yang terbakar merupakan daerah tangkapan resapan, untuk itu kami dari direktorat pengamanan mengimbau masyarakat agar jangan melakukan pembakaran hutan, yang kemudian mereka jadikan kebun.

“Karena bagaimanapun hutan harus kita lestarikan, sebab hutan disini untuk daerah tangkapan air di danau uriangkang dan juga Muka Kuning,” tutup Wiliam.

Editor: Indra Dinan