Ayah Oezil Ingin Anaknya Pensiun Dari Timnas Jerman

45

KritisNews.com, Rusia – Ayah Mesut Oezil, Mustafa, ingin anaknya segera mengakhiri karier sepak bola internasionalnya bersama timnas Jerman karena perlakuan dari fans maupun federasi (DFB).

Oezil saat ini memang menjadi sasaran kritik karena dianggap menjadi penyebab kegagalan Jerman pada Piala Dunia 2018.

Sebagai informasi, ketika Oezil bermain dalam dua laga di fase Grup F (Meksiko dan Korea Selatan), Jerman selalu kalah. Ketika Oezil tidak diturunkan, Jerman berhasil menang saat melawan Swedia.

Sebelum Piala Dunia 2018, Oezil sempat menjadi sorotan karena berfoto dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Atas hal ini, manajer bisnis timnas Jerman, Oliver Bierhoff, menyebut Oezil sebenarnya tidak diikutsertakan dalam skuad Piala Dunia 2018.

Kritikan yang terus-menerus tertuju kepada Oezil, membuat sang ayah membela dan menyebut perlakuan yang diterima anaknya sangat tidak adil.

“Dia (Oezil) sangat kecewa. Dia dicemooh dan disebut sebagai biang keladi. Mereka selalu bilang jika menang berarti menang bersama, tetapi jika kalah, Oezil adalah penyebabnya,” kata Mustafa dikutip dari Goal, Minggu (8/7/2018).

“Jika saya berada di posisi Oezil, saya tidak ragu untuk pergi (pensiun),” ucap Oezil menambahkan.

Mustofa juga mengaku kecewa karena semua orang tidak melihat apa yang telah dilakukan Oezil selama berseragam hitam putih khas timnas Jerman.

“Oezil sudah bermain selama sembilan tahun untuk Jerman dan berperan saat menjadi juara dunia (2014),” ucap Mustofa.

“Oezil menjadi pemain yang diteladani pemain lain di timnas. Situasi saat ini sangat aneh. Dia sangat cinta bermain untuk Jerman. Namun, mengapa dia sekarang terus disalahkan? Ini tidak adil,” ucap Mustofa menambahkan.

Sejak debut pada tahun 2009, Oezil memang selalu menjadi pilihan utama pelatih, Joachim Loew. Oezil sudah tampil dalam tiga edisi Piala Dunia, serta dua Piala Eropa. Tercatat, Oezil sudah bermain sebanyak 92 laga dan mencetak 23 gol serta 40 assist.
Sumber : Kompas.com